Navigasi ke Atas
Masuk

BE WELL

MSD HERITAGE
The module 1.4.1
The module 1.4.2

Human Papilloma Virus (HPV)

Masih ingat Dede Supriana si manusia pohon? Orang yang pada tangan dan kaki-nya terdapat kutil yang tumbuh sangat panjang sehingga menyerupai akar pohon. Sebenarnya kasus ini merupakan kondisi yang disebabkan oleh infeksi human pappilomavirus (HPV).

Apa itu Human Papilloma Virus (HPV)?

HPV adalah sekumpulan grup virus yang menginfeksi manusia pada sel epitel di kulit dan membran mukosa (salah satunya adalah daerah kelamin), dan dapat menyebabkan keganasan. Virus ini memiliki type yang sangat banyak, hampir 100 tipe HPV sampai saat ini berhasil di-identifikasi. Tipe HPV 16 dan 18 diketahui sebagai penyebab 70% dari kasus keganasan di serviks/leher rahim wanita. Tipe HPV 6 dan 11 diketahui sebagai penyebab dari 90% kasus kutil kelamin (Condyloma accuminatum). Cara penularan-nya terutama melalui kontak atau hubungan seksual. Tidak terbukti penularan dari kolam renang, maupun dari tempat duduk toilet atau penggunaan WC umum.

hpv1.png
 
Apa yang terjadi ketika seseorang terinfeksi oleh HPV?

Orang yang terinfeksi dengan HPV tidak menunjukan gejala atau masalah kesehatan. Setelah terinfeksi, virus HPV berdiam di lapisan epitel kulit dan bertambah banyak. Masa mulai masuknya virus sampai munculnya gejala klinis seperti kutil dan kelainan epitel bisa dalam waktu mingguan sampai tahunan. Tipe HPV lain dapat menyebabkan sel normal di tubuh menjadi abnormal, dan dapat menyebabkan kanker seiring waktu.

Siapa saja yang ber-resiko tertular infeksi HPV?

Semua orang beresiko tertular infeksi HPV. HPV dapat ditularkan oleh hubungan partner berlawanan atau sesama jenis, bahkan jika partner yang ter-infeksi tidak memiliki gejala. Saat ini banyak orang yang beranggapan jika saya atau pasangan tidak berganti-ganti pasangan, maka saya tidak mungkin terkena infeksi HPV. Pandangan ini sebenarnya salah, karena nyata-nya kasus kanker serviks banyak terjadi pada ibu rumah tangga yang tidak pernah berganti-ganti pasangan baik dirinya maupun pasangannya.

Apa saja penyakit yang mungkin terjadi akibat infeksi HPV?

Manifestasi klinis infeksi HPV bervariasi, diantaranya: kutil kelamin, kutil di jalan napas, prekusor kanker serviks (Cervical Intraepithelial Neoplasia – CIN). Infeksi HPV juga di-asosiasikan dengan keganasan sel epitel lain seperti kanker dubur, kanker vulva, kanker vagina, kanker penis, dan kanker mulut dan tenggorokan.

 

Kutil GenitalKanker Leher Rahim

                                                                               Kutil Genital                               Kanker Leher Rahim

 

Bisakah penyakit karena infeksi HPV ini menjadi sembuh?

Jika terdeteksi lebih awal dan dilakukan terapi yang tepat, maka infeksi HPV ini bisa ditangani dan sembuh. Namun, seringkali orang datang dalam stadium yang lebih lanjut, misal-nya dalam kasus kanker serviks.

Tes HPV dan pap smear yang positif perlu dievaluasi secara berkesinambungan. Jika perubahan jaringan serviks yang abnormal mengalami kemajuan, maka pengobatan infeksi HPV diperlukan. Di antara pilihannya adalah operasi, perawatan laser, dan pembekuan (cryotheraphy).

Pada kasus kutil kelamin, dapat dilakukan terapi dengan medikamentosa, terapi pembedahan, laser atau kombinasi. Di sini, dokter spesialis kulit kelamin akan menyarankan terapi mana yang paling baik sesuai dengan kondisi klinisnya.

Bagaimana pencegahan agar seseorang tidak terkena penyakit yang disebabkan oleh HPV ini?

Untuk mengurangi risiko, yang terbaik untuk memiliki hubungan seksual yang saling monogami dengan pasangan yang tidak terinfeksi. Namun perlu diingat, banyak orang tidak tahu jika mereka terinfeksi. Vaksin HPV dapat melindungi pria dan wanita terhadap beberapa tipe HPV yang paling sering menyebabkan penyakit. Vaksin HPV diberikan dalam tiga dosis selama enam bulan dan sudah dapat diberi mulai umur 9 tahun untuk laki-laki dan perempuan. Sangat penting untuk menerima tiga dosis vaksin untuk mendapatkan perlindungan terbaik. Vaksin paling efektif bila diberikan sebelum kontak seksual pertama seseorang, sebelum laki-laki/wanita tersebut memiliki kemungkinan terpapar HPV. Bagaimanapun lebih baik mencegah daripada mengobati.

 

 Kanker serviks dan penyakit HPV lainnya​​

The module 1.4.4